Sisanya yang gejalanya nggak terlalu parah dirawat di UKS sekolah dan ruang kelas yang dijadiin tempat perawatan dadakan.
Polisi langsung turun tangan
Begitu denger kabar ini, Polres Pangandaran nggak tinggal diam.
Mereka langsung kirim tim buat selidiki kasus ini.
Polisi ngambil sampel makanan yang diduga jadi penyebab keracunan.
Sampel ini bakal diuji di laboratorium buat tau apa sebenernya yang bikin siswa-siswa ini sakit.
Selain itu, polisi juga lagi sibuk ngumpulin keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi.
Mereka pengen tau detail kejadiannya gimana, siapa aja yang terlibat, dan apa ada kelalaian dari pihak tertentu.
Pihak sekolah bingung
Nuryaman, Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Mangunjaya, ngaku bingung sama kejadian ini.
Dia bilang pihak sekolah belum tau pasti apa penyebab keracunan ini.
Yang jelas, mereka berharap banget siswa-siswi yang kena bisa cepet sembuh dan dapet penanganan medis yang tepat.
Kebayang nggak sih gimana paniknya orang tua murid denger kabar kaya gini?
Pasti langsung pada nyerbu ke sekolah buat mastiin anaknya baik-baik aja.
Dinas Kesehatan turun tangan
Nggak cuma polisi, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran juga ikutan turun tangan.
Mereka udah ngirim sampel makanan yang diduga jadi biang kerok ke Laboratorium Jawa Barat di Bandung.
Artikel Terkait
Profil dan Instagram Eritza Dwi Ardani: Selebgram Makassar yang Bikin Heboh Karena Prostitusi Online!
Sugiri Sancoko, Dari Wartawan ke Politisi: Siap Tingkatkan Kualitas Jurnalisme di Ponorogo
Profil dan Biodata Razman Nasution, Pengacara Kondang Dihina 'Muka Kodok' Oleh Netizen!
Kronologi Dirlantas Polda Sulteng Hina Wartawan Pakai HP China, Sudah Minta Maaf?