Fakta Kematian Afif Maulana: Keluarga Mohon Kapolda Sumbar Segera Menetapkan Tersangka dari Oknum Polisi yang Menganiaya Hingga Tewas

Photo Author
Mira Aryanti, Vox Youths
- Minggu, 7 Juli 2024 | 13:53 WIB
Fakta Kematian Afif Maulana Keluarga  Mohon Kepada Kapolda Sumbar untuk Segera Menetapkan Tersangka dari Oknum Polisi yang Menganiaya Hingga Tewas (firstpost.com)
Fakta Kematian Afif Maulana Keluarga Mohon Kepada Kapolda Sumbar untuk Segera Menetapkan Tersangka dari Oknum Polisi yang Menganiaya Hingga Tewas (firstpost.com)

VoxYouths.com - Kasus kematian Afif Maulana di Padang, Sumatera Barat, pada Juni 2024, masih menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat.

Remaja berusia 13 tahun ini ditemukan meninggal dunia di bawah jembatan Kuranji, tak lama setelah dirazia oleh petugas Sabhara Polda Sumbar.

Kematian Afif yang janggal memicu kecurigaan dan tuntutan keadilan dari berbagai pihak.

Fakta-fakta yang terungkap dalam kasus ini:

  • pihak keluarga  menyatakan banyak luka memar dan sundutan rokok ditubuh Afif dugaan kasus penganiayaan.

  • Setelah autopsi pihak dokter menyatakan afif meninggal karena 6 tulang rusuk patah dan menusuk bagian paru-paru.

Baca Juga: Keluarga Tuntut Penjelasan Atas Kematian Afif Maulana, Diduga Banyak Kejanggalan Yang Terjadi

  • Banyak saksi yang mengatakan Afif dibawa ke Polsek Kuranji lalu  diinterogasi dan diduga mengalami penganiayaan.

  • Afif kemudian dibebaskan, namun tak lama kemudian ditemukan meninggal dunia di bawah jembatan Kuranji.

  • Kapolda Sumatera Barat menyatakan bahwa Afif melompat ke bagian kanan jembatan karena dikejar polisi karena dugaan melakukan tawuran.

  • CCTV di TKP mendadak rusak dan tidak bisa diakses, Pihak hukum dari keluarga Afif mencurigai ada kejanggalan.
  • Pihak keluarga menyatakan bahwa Kapolda akan segera menutup kasus Afif.

  • Polisi awalnya membantah tuduhan penganiayaan dan menyatakan bahwa Afif meninggal karena bunuh diri dengan melompat dari jembatan.

Baca Juga: 7 Fakta Menarik di Balik Kemenangan Harashta Haifa Zahra sebagai Miss Supranational 2024

Namun, versi ini diragukan oleh banyak pihak, mengingat tidak ada saksi mata yang melihat Afif melompat dan tidak ada pula bukti yang mendukungnya.

Kematian Afif telah memicu aksi protes dan demonstrasi di Padang. Masyarakat menuntut keadilan dan transparansi dalam kasus ini.

Hingga saat ini, kasus ini masih dalam proses penyidikan. Tim investigasi independen dibentuk untuk mengusut tuntas kasus ini.

Keluarga Afif dan masyarakat berharap agar Kapolda Sumatera Barat segera menetapkan pelaku penganiayaan dan pembunuh Afif agar dapat diadili seadil-adilnya.

Kasus Afif menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya penegakan hukum dan perlindungan terhadap hak asasi manusia.

Baca Juga: Korban Pelecehan Seksual Hasyim Asy'ari yang Berani Melawan : Siapa Cindra Aditi Tejakinkin?

Kita harus terus mengawasi dan menyuarakan keadilan bagi mereka yang teraniaya, terutama anak-anak di bawah umur.

Mari kita sama-sama mencari keadilan untuk Afif. Bagikan artikel ini kepada teman-teman dan keluarga Anda agar lebih banyak orang yang mengetahui kasus ini.(VY)

Editor: Mira Aryanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X