Data Terus Berkembang, BNPB Sebut Proses Pendataan Korban dan Kerusakan Akibat Gempa NTT Masih Berlangsung

Photo Author
Ibnu Azani Gazali, Vox Youths
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:35 WIB

BNPB menyebut ada sejumlah ruas jalan yang tertutup longsor. Namun, kerusakan jalan saat ini masih pendataan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Ini adalah hari pertama terjadinya bencana, datanya akan berkembang terus dan nanti akan diberikan informasi kepada rekan-rekan media secara day-to-day, hari per hari,” lanjut Suharyanto.

Sementara, BNPB mencatat ada 54 unit rumah rusak berat, 9 rumah rusak sedang, dan 11 unit rumah rusak ringan.

BNPB mencatat ada 5 fasilitas kesehatan dan satu fasilitas pendidikan yang rusak, 3 fasilitas ibadah serta 6 kantor pemerintahan ikut terdampak.

Sempat Muncul Peringatan Tsunami

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat merilis peringatan potensi terjadinya Tsunami usai gempa terjadi.

Peringatan tersebut pun telah diakhiri oleh BMKG sejak pukul 07.30 WIB dan melaporkan terjadi gelombang tsunami di bawah 1 meter di sejumlah wilayah.

“Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7, tanggal: 15-Aug-26 04:58:24 WIB, dinyatakan telah berakhir,” tulis BMKG melalui akun media sosial X-nya pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

BMKG melaporkan bahwa episenter gempa berada pada koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur atau sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer.
***

Halaman:

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X