Menbud Tetapkan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan: Menelusuri Dasar Alasan di Balik Sejarahnya

Photo Author
Raihan Maheswara, Vox Youths
- Rabu, 8 Juli 2026 | 21:10 WIB
Menbud Tetapkan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan: Menelusuri Dasar Alasan di Balik Sejarahnya
Menbud Tetapkan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan: Menelusuri Dasar Alasan di Balik Sejarahnya

Pemerintah ingin menunjukkan bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi toleransi dan penghormatan terhadap martabat setiap orang. Hari peringatan ini diharapkan memperkokoh persatuan nasional, bukan malah sebaliknya. 

Apakah Peringatan Ini Menjadi Hari Libur Nasional?

Ini pertanyaan yang paling sering muncul setiap ada penetapan hari besar baru. Jawabannya adalah tidak. 

Pemerintah menegaskan bahwa Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa statusnya adalah hari peringatan nasional, bukan hari libur resmi (tanggal merah). Aktivitas masyarakat dan perkantoran tetap berjalan seperti biasa, namun diperingati secara khidmat setiap tahunnya. 

Refleksi Akhir: Penetapan 13 Juli ini adalah utang sejarah yang akhirnya dibayar tunai oleh negara. Setelah puluhan tahun kelompok penghayat memperjuangkan eksistensi kolom agama di KTP hingga hak-hak sipil lainnya, hadirnya hari peringatan resmi ini menjadi babak baru bagi kedewasaan Indonesia dalam merawat keberagaman.***

Halaman:

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X