Dirut PT MIC Ikut Terseret Skandal Suap Bupati Kuansing Suhardiman, Bermula dari Seleksi Sekda di 2025

Photo Author
Raihan Maheswara, Vox Youths
- Rabu, 1 Juli 2026 | 22:35 WIB

"Kemudian ZKN kembali melakukan suap untuk jabatan Sekda Kuansing dengan mobil Toyota Land Cruiser 300 GR-S senilai Rp2,05 miliar," ujarnya.

Dirut PT MIC itu kini ikut dijerat sebagai salah satu dari 3 tersangka KPK, yakni Suhardiman Amby selaku Bupati Kuansing, Zulkarnain selaku Sekda Kuansing, dan Ardiles selaku Dirut PT MIC.

Bupati Kuansing Minta Dukungan

Atas kasus jual-beli jabatan Sekda ini, Suhardiman telah diamankan dan telah selesai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu, 1 Juli 2026, sekitar pukul 15.43 WIB.

Saat digiring oleh petugas menuju mobil tahanan, Suhardiman sempat memberikan pernyataan singkat.

Bupati Kuansing itu tampak meminta dukungan serta doa terkait proses hukum yang sedang dihadapinya.

"Terima kasih ya, mohon dukungannya, doanya ya," ujar Suhardiman.

Kilas OTT KPK di Kuansing Riau

Sebelumnya, penahanan ini merupakan tindak lanjut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Kabupaten Kuansing, Riau, pada Senin, 29 Juni 2026.

Dalam operasi tersebut, KPK awalnya mengamankan 10 orang di dua lokasi berbeda.

Bupati Suhardiman dan Sekda Zulkarnaen sempat tidak diketahui keberadaannya sebelum akhirnya menyerahkan diri ke KPK pada Selasa, 30 Juni 2026 malam.

KPK juga turut menangkap istri Bupati Kuansing, Suci Nitia Edward, dalam operasi senyap tersebut.***

Halaman:

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X