Dasar Hukum Pemisahan Pemilu: Putusan MK yang Mengubah Segalanya
Pemisahan pemilu nasional dan daerah ini bukan cuma wacana belaka.
Keputusan ini udah resmi tertuang dalam Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang diajukan oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).
Yang bikin keputusan ini makin kuat adalah proses sidang pleno MK yang udah disahkan pada Kamis, 26 Mei 2025.
Artinya, reformasi pemilu Indonesia ini udah nggak bisa ditawar-tawar lagi dan akan mulai berlaku untuk pemilu 2029.
Mengenai aturan lebih lanjutnya, pembentuk undang-undang sedang mempersiapkan upaya untuk melakukan reformasi terhadap semua undang-undang yang terkait dengan pemilihan umum.
Jarak Waktu Pemilu: Berapa Lama Selisihnya?
Pertanyaan yang paling sering ditanya adalah: berapa sih jarak antara pemilu nasional dan pemilu daerah?
MK memang nggak kasih kepastian spesifik, tapi ada guidelines yang cukup jelas.
Jarak waktu pemilu harus mempertimbangkan semua aspek teknis penyelenggaraan pemilu, mulai dari persiapan, sosialisasi, sampai evaluasi.
Berdasarkan pertimbangan MK, jarak pemilu nasional dan daerah paling singkat 2 tahun atau paling lama 2 tahun 6 bulan.
Hitungannya dimulai sejak pelantikan anggota DPR dan anggota DPD atau
pelantikan presiden dan wakil presiden.
Jadi misalnya pemilu nasional 2029 selesai dan pejabat terpilih dilantik, maka pemilu daerah baru akan digelar 2-2,5 tahun kemudian.
Pemisahan pemilu nasional dan daerah 2029 markah era baru dalam sejarah pemilu Indonesia.
Keputusan MK ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia.***
Artikel Terkait
Rencana DKI Luncurkan BPJS Hewan, Francine PSI: Bangun Dulu Minimal 15 Puskeswan
Viral! Remaja Yatim Piatu Gowes Sepeda Brebes-Subang Demi Ketemu Dedi Mulyadi
Pemerintah Targetkan Indonesia Bebas Sampah dengan Waste to Energy, Danantara Siap Investasi
50 Bangkai Bus Transjakarta Bekas Ludes Terbakar di Terminal Rawa Buaya, Ini Penyebabnya!
Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2025: 153 Kloter Berhasil Mendarat