Data kegempaan dari tanggal 16-17 Juni 2025 juga nunjukin aktivitas yang luar biasa.
Tercatat ada 5 kali gempa hembusan, 18 kali tremor non harmonik, 3 kali gempa low frequency, 3 kali gempa hybrid, dan 52 gempa vulkanik dalam.
Angka-angka ini bener-bener menunjukkan kalau Gunung Lewotobi Laki-laki lagi dalam kondisi yang sangat aktif dan berbahaya.
Himbauan untuk Keselamatan Warga di Sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki
Menyikapi kondisi ini, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau untuk mengikuti arahan dari pemerintah setempat.
"Masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan Pemda," imbau Yohanes.
Nggak cuma itu, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki juga diminta buat hati-hati sama sungai-sungai yang hulunya dari puncak gunung.
Kalau ada hujan lebat, potensi banjir lahar Gunung Lewotobi bisa terjadi kapan aja.
Air lahar ini bisa bawa material vulkanik yang panas dan berbahaya.
Tetap waspada, tetap tenang, dan saling membantu. Itulah yang bisa kita lakukan untuk menghadapi bencana alam seperti erupsi Gunung Lewotobi ini.
Semoga semuanya baik-baik saja dan aktivitas vulkanik segera mereda.***
Baca Juga: Longsor Mematikan Gunung Kuda, Gubernur Jabar Tegas Cabut Izin Tambang
Artikel Terkait
6 Gunung di Jawa Barat yang Asyik Buat Pendaki Pemula, Siap Jelajah Alam?
Gunung Bekel Dimana? Ini Panduan Trek Lengkap Buat Kamu Pendaki Pemula
Apa yang Harus Disiapin Saat Ingin Naik Gunung? Bikin Liburanmu Makin Seru dengan Mendaki!
Gunung Raung Dimana Sih? Semua Hal yang Perlu Kamu Tahu!
Kenapa Gunung Jingshan Disebut Gunung? Ada Cerita Unik di Baliknya!