Mantan Bos Sritex Iwan Lukminto Resmi Jadi Tersangka: Seleweng Kredit Bank Rp 692 Miliar

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Kamis, 22 Mei 2025 | 12:00 WIB
Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI tetapkan Bos Sritex jadi tersangka. (YouTube.com/KejaksaanRI)
Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI tetapkan Bos Sritex jadi tersangka. (YouTube.com/KejaksaanRI)

Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Direktur Utama Sritex, Iwan Setiawan Lukminto, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kredit bank.

Dari yang tadinya cuma saksi, sekarang statusnya naik jadi tersangka.

Berarti memang ada bukti-bukti kuat yang bikin Kejagung yakin kalau dia terlibat dalam praktik korupsi.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, mantan bos Sritex ini langsung ditahan oleh pihak berwenang.

Baca Juga: Borok Proyek KA Besitang-Langsa Terbongkar! Eks Dirjen Perkeretaapian Jadi Tersangka Korupsi Miliaran!

Modus Penyalahgunaan Dana Dalam Kasus Korupsi Bos Sritex

Iwan Lukminto diduga menggunakan dana kredit dari sejumlah bank yang diberikan ke perusahaannya buat hal-hal yang gak sesuai dengan tujuan awal.

Seharusnya, uang kredit tersebut digunakan untuk modal kerja perusahaan.

Namun kenyataannya, uang dana tersebut malah digunakan untuk membayar utang dan beli aset.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, telah menyampaikan fakta hukum yang diduga melibatkan Bos Sritex tersebut.

Baca Juga: Presiden Prabowo Buka Suara Saat Pidato Panen Raya di Majalengka: Korupsi di Level Manapun Harus Dilaporkan

"Terdapat fakta hukum bahwa dana itu tidak dipergunakan sebagaimana tujuan dari pemberian kredit yaitu untuk modal kerja," kata Qohar dalam jumpa pers di Gedung Kejagung RI, pada Rabu, 21 Mei 2025.

Qohar menyebutkan total kredit bank yang diduga disalahgunakan Sritex adalah senilai Rp 692 miliar.

Dana sebesar itu diduga untuk membayar utang kepada pihak ketiga dan membeli aset non-produktif.

"Itu (bayar) utang kepada pihak ketiga. Utang PT Sritex kepada pihak ketiga. Untuk aset yang tidak produktif, antara lain dibelikan tanah," jelas Qohar.

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: Youtube

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X