Bahkan, pemerintah sekarang udah secara resmi membubarkan Federasi Catur.
Mereka menganggap permainan ini sebagai "haram" menurut tafsiran mereka atas hukum Islam.
Sedih banget ya buat para pecatur di sana!
Khaama Press juga menyebutkan kalau banyak pecatur profesional yang awalnya berharap dapat dukungan dana dari negara.
Tapi mereka malah mendapat kejutan kabar pelarangan dan pembubaran.
Baca Juga: AS-China Akhirnya Duduk Bareng di Jenewa, Perang Dagang Segera Berakhir?
Pembatasan Taliban Terhadap Kebebasan di Afghanistan
Larangan main catur ini sebenernya cuma salah satu contoh aja dari makin ketatnya pembatasan yang diterapin Taliban di Afghanistan.
Pembatasan terhadap kebebasan mereka nggak cuma soal olahraga doang.
Tapi juga mencakup kegiatan budaya dan pendidikan, yang jelas banget berdampak besar buat masyarakat Afghanistan.
Sampai sekarang, masih belum jelas nih berapa lama kebijakan ini bakal berlangsung.
Apakah akan ada tekanan dari dunia internasional yang bisa mengubah keputusan ini?
Yang jelas, situasi di Afghanistan lagi nggak mudah buat banyak orang, termasuk buat para pecinta permainan strategi ini.
Gimana menurut kalian tentang larangan ini? Apakah masuk akal atau terlalu berlebihan?***
Artikel Terkait
Tegas! Prabowo Dukung RUU Perampasan Aset: 'Enak aja udah nyolong, nggak mau kembalikan'
RUU Perampasan Aset Dapat Restu Presiden, KPK: Ini Bukti Keseriusan Pemerintah
Bermula dari Kontrak Mencurigakan, Proyek Satelit Kemenhan Bikin Negara Rugi Ratusan Miliar
Heboh! Proyek Satelit Kemenhan Bermasalah, Tiga Petinggi Jadi Tersangka
Kejagung Bergerak Cepat: Total Rp6,8 Triliun Disita dari Kasus Sawit Duta Palma Group