Dedi yang dengerin pengakuan kedua kepala daerah ini cuma bisa geleng-geleng kepala. Dia nyindir halus dengan bilang kalo mereka yang mulai masalah, ya mereka juga yang harus beresin.
"Mereka berani berbuat dan berani bertanggung jawab. Kau yang memulai, kau yang mengakhiri," tutup Dedi dengan bijak.
Nah, gimana menurut kalian nih? Udah cukup permintaan maafnya? Yang pasti, sikap kedua kepala daerah yang berani ngaku salah ini patut diapresiasi ya!***
Artikel Terkait
Niatnya Cuma Nganter, Eh Malah Jadi Calon Gubernur: Kisah Andra Soni dan Gerindra
Jerat Korupsi Rp7 Miliar: 5 Fakta Skandal Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang Mengejutkan
Ruang Gubernur BI Digeledah KPK, Ada Apa dengan Dana CSR?
Rob Kepung 13 Wilayah Jakarta, Pj Gubernur Soroti Proyek Tanggul 39 KM yang Masih Mangkrak Sejak Era Ahok
Pramono-Rano Jadi Gubernur-Wagub DKI: Fokus Atasi Banjir hingga Pesan Khusus Megawati