Mobile banking? Lancar jaya. Transaksi? Aman sentosa. Nggak ada gangguan sama sekali pas isu ini lagi viral-viralnya.
Nah, Menteri Komunikasi dan Digital kita, Meutya Hafid, juga udah angkat bicara nih. Dia mantep banget bilang nggak ada serangan ransomware atau kebocoran data di sektor perbankan.
Baca Juga: Jejak Inspiratif Mantri BRI di Pelosok Papua: Dari Teller jadi Penggerak Ekonomi Desa
"Kita udah koordinasi sama BSSN dan mereka konfirmasi nggak ada peretasan atau kebocoran data apapun," jelas Meutya pas acara Level UP UMKM Bersama Menkomdigi di Jakarta, 21 Desember 2024.
Meutya juga nyaranin kita buat nggak gampang percaya sama info yang beredar di medsos, apalagi dari akun yang nggak jelas asal-usulnya.
"Kalo dapet info dari sosmed, crosscheck dulu ke media-media mainstream yang kredibel ya," pesannya.
Sebenernya, ini bukan pertama kalinya Mr Bert bikin heboh soal isu keamanan data. Inget nggak pas dia warning soal data INAFIS yang katanya udah dikuasai hacker? Dia bilang datanya nggak cuma sidik jari doang, tapi sampe identitas ibu kandung juga kebuka.
Waktu itu dia ngepost screenshot dari SOCRadar buat buktiin omongannya. "Saya punya data di depan komputer yang bikin saya gemetar, ketakutan. Saya bahkan bisa nonaktifin rekening bank siapa aja di Indonesia dengan gampang gara-gara kebocoran data ini," gitu katanya di Instagram pada 3 November 2024.
Tapi lagi-lagi, Alfons Tanujaya, Spesialis Keamanan Teknologi Vaksincom langsung tampil buat lurusin isu ini.
Baca Juga: Mau Liburan Nataru Lebih Tenang? BRI Kasih Solusi Asuransi Kilat di BRImo!
Lewat Instagram-nya @alfonstan pada 4 November 2024, dia jelasin kalo kebocoran data INAFIS nggak bisa dipake buat bobol atau nonaktifin akun orang seenaknya.
"Nggak ada risiko rekening diambil alih atau dana dicuri kok. Itu cuma bisa kejadian kalo credential mobile sama OTP kamu diambil," tegas Alfons, yang praktis bikin statement Mr Bert jadi mentah lagi.
Jadi intinya, dari semua drama ini, kita belajar satu hal: jangan gampang percaya sama info yang belum jelas kebenarannya, apalagi kalo sumbernya cuma dari medsos.
Selalu crosscheck ke sumber yang terpercaya, dan jangan panik duluan sebelum ada konfirmasi resmi. Aman kan sistem perbankan kita?***