VoxYouths.Com - VoxYours, ada kabar seru nih dari dunia energi! Menteri ESDM Bahlil Lahadalia baru aja angkat bicara soal rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang mau terjun ke proyek strategis energi nasional.
Bahlil dengan tegas bilang kalau timnya bakal ngikutin apa yang udah diarahkan sama Presiden Prabowo Subianto tentang transisi dan kedaulatan energi.
"Kita kan sebagai pembantu Bapak Presiden, pasti menjalankan apa yang telah diperintahkan oleh Bapak Presiden," ungkap Bahlil pas diwawancara setelah acara Indonesian Petroleum Association (IPA) Convex di ICE BSD, Tangerang, Rabu kemarin (21/5/2025).
Baca Juga: Prabowo Gandeng Ray Dalio & Konglomerat RI Bahas Masa Depan Danantara
Tapi tenang, nih! Menteri ESDM nggak asal jalan aja. Mereka bakal ngatur dengan detail sektor mana aja yang bakal jadi prioritas buat investasinya Danantara.
"Terkait dengan transisi energi dan kedaulatan swasembada energi kita, arah Bapak Presiden Danantara juga ikut mengambil bagian, porsinya tinggal kita atur mana yang menjadi skala prioritas," jelas Bahlil.
Nah, yang menarik nih! Bahlil juga cerita kalau pemerintah udah nyiapin sistem gross split atau skema bagi hasil buat kegiatan usaha hulu migas.
Baca Juga: Strategi Prabowo Perkuat Danantara: Kolaborasi dengan Legenda Investasi AS
FYI aja nih, selama ini gross split sama cost recovery tuh selalu jadi bahan debat para pelaku usaha hulu migas.
Menteri yang masuk Kabinet Merah Putih ini ngasih tau kalau pemerintah udah bikin formulasi yang lebih ekonomis buat ngeringanin ekspansi dan modal belanja atau capex.
Ide ini dianggap bisa jadi solusi buat ningkatin lifting migas tanpa bikin Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) jadi korban.
"Sebenarnya selama ini kan selalu diperdebatkan antara cost recovery atau growth split. Tetapi dengan bagaimana cara untuk mereka bisa melakukan ekspansi," kata Bahlil.
Baca Juga: Hotel Bintang 5 Hingga Sekolah Internasional: 6 Investor Baru Siap Bangun IKN!
"Pasti, kan sekarang membutuhkan capex yang mahal bagi sumur-sumur tua. Karena itu kita memberikan satu formulasi sweetener yang ekonomis," tambahnya.