VoxYouths.com- 20/02/2024 Di tengah maraknya pembicaraan tentang kendaraan ramah lingkungan, motor listrik di Indonesia ternyata belum sepopuler mobil listrik.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkapkan beberapa alasan di balik fenomena ini saat ditemui di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
“Sepeda motor yang ada sekarang itu belum menjawab isu bagi konsumen tentang sebuah sepeda motor, khususnya soal baterai,” ungkap Moeldoko.
Menurutnya, teknologi baterai yang masih terbatas menjadi salah satu tantangan utama, di mana motor listrik yang ada di pasaran saat ini hanya bisa menempuh jarak 50 hingga 60 kilometer.
Hal ini membuat banyak konsumen berpikir dua kali sebelum memilih motor listrik sebagai alat transportasi mereka, terutama mereka yang berdomisili di area suburban seperti Tangerang yang ingin berpergian ke Jakarta.
Selain jarak tempuh yang terbatas, harga baterai yang masih sangat mahal juga menjadi penghalang.
“Rata-rata sekarang harga baterai motor antara Rp9 juta sampai Rp10 juta, kalau nanti bisa antara Rp6,5 juta sampai Rp6 juta itu pasti orang akan bergeser (ke motor listrik), apalagi pengisian dayanya cepat, jarak tempuhnya jauh,” tambah Moeldoko.
Selain itu, waktu pengisian baterai yang lama, yang bisa lebih dari dua jam, menjadi isu lain yang perlu diatasi.
Bandingkan dengan mobil listrik terlaris di dunia pada 2024, dimana pengisian daya bisa sangat cepat, dengan beberapa produk bisa mengisi daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 28 menit.
Ini menunjukkan betapa jauhnya perkembangan teknologi baterai pada mobil listrik dibandingkan dengan motor listrik.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Moeldoko tetap optimis terhadap masa depan motor listrik di Indonesia.
Beliau berharap dengan terus digenjotnya inovasi oleh produsen, terutama terkait teknologi baterai, motor listrik akan semakin diminati oleh masyarakat Indonesia.
Penting juga untuk mempertimbangkan manfaat mobil listrik bagi Indonesia, yang tidak hanya terbatas pada mobil tetapi juga bisa diterapkan pada motor listrik, termasuk potensi untuk mendukung kebijakan bebas ganjil genap bagi kendaraan ramah lingkungan, seperti yang dijelaskan dalam apakah mobil listrik bebas ganjil genap.
Dengan terus berkembangnya teknologi dan semakin banyaknya dukungan pemerintah melalui insentif, seperti yang dibahas dalam kapan subsidi mobil listrik berlaku di Indonesia, diharapkan masa depan kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat, akan semakin cerah di Indonesia.***
Artikel Terkait
Segala Hal Tentang Mobil Listrik: Menjelajahi Era Baru Mobilitas
Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik: Pertimbangan Penting untuk VoxYouths
Apakah Mobil Listrik Bebas Ganjil Genap?
Mobil Listrik Terlaris di Dunia 2024, Tesla Ada di Urutan No Berapa?
Kapan Subsidi Mobil Listrik Berlaku di Indonesia? Ini Penjelasannya
Apa Merek Mobil Listrik Terlaris di Indonesia? Ini dia Daftarnya
Apa Manfaat Mobil Listrik bagi Indonesia?
Kemenkomarves Berharap Jual 50 Ribu Mobil Listrik Imbas PMK Terbaru