Jenderal Ahmad Yani: Pahlawan Revolusi yang Gugur di Malam Kelam

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 17:32 WIB
Jenderal Ahmad Yani
Jenderal Ahmad Yani

Malem tanggal 30 September 1965, terjadi peristiwa G30S. Sekelompok tentara, dengan alasan mau nyegah kudeta sama yang namanya Dewan Jenderal Pimpinan Tertinggi, malah nyulik dan ngebunuh beberapa perwira tinggi TNI AD, termasuk Jenderal Ahmad Yani.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Faisal Basri: Pendidikan dan Perjalanan Karier, dari Akademik hingga Politik

Jenderal Ahmad Yani diculik dari rumahnya dan dibunuh dengan kejam di Lubang Buaya.

Peristiwa G30S ini bikin geger seluruh Indonesia dan jadi salah satu bagian paling kelam dalam sejarah kita.

Jenderal Ahmad Yani: Pahlawan Revolusi yang Tetep Dikenang

Meskipun wafat di usia yang masih muda, jasa Jenderal Ahmad Yani dalam ngebangun kekuatan militer Indonesia dan membela negara tetep dikenang sampe sekarang.

Baca Juga: 7 Teknik Pengelolaan Kelas yang Efektif: Bikin Kelas Makin Asyik, Tips Jitu Manajemen Kelas

Dia diangkat jadi Pahlawan Revolusi secara anumerta (setelah meninggal) karena keberanian dan kesetiaannya sama bangsa dan negara.

Nama Jenderal Ahmad Yani diabadikan di banyak tempat, kayak nama jalan, nama rumah sakit militer, dan monumen pahlawan.

Tiap tahun tanggal 30 September, kita selalu inget lagi peristiwa G30S dan ngehormatin para pahlawan yang wafat kayak Jenderal Ahmad Yani.***

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X