MK Putuskan Sekolah Dasar Harus Gratis, Kemendagri Beri Tanggapan

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Jumat, 30 Mei 2025 | 13:44 WIB
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto.  ((instagram/bimaaryasugiarto))
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. ((instagram/bimaaryasugiarto))

VoxYouths.Com - VoxYours, ada kabar super penting nih buat dunia pendidikan Indonesia! Mahkamah Konstitusi (MK) baru aja ngeluarin putusan yang bikin gempar: semua sekolah tingkat SD, SMP, sampai madrasah atau yang setara WAJIB gratis. Nggak main-main, ini berlaku buat semua tingkatan pemerintahan lho!

Nah, gimana nih tanggepan pemerintah pusat? Lewat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), mereka langsung angkat bicara.

Bima Arya Sugiarto selaku Wakil Menteri Dalam Negeri bilang kalau putusan ini sifatnya final dan nggak bisa dibantah - alias harus dilaksanain!

Baca Juga: Benarkah Minum Susu 2 Liter Sehari Bikin Anak Tinggi? Ini Kata Dokter!

Tapi, wait! Ada catetan kecil nih. Bima Arya ngasih tau kalau implementasinya bakal disesuaiin dulu sama perencanaan fiskal yang lagi disusun sama pemerintah daerah.

"Keputusan MK itu final dan mengikat pasti harus dilaksanakan, tetapi akan disesuaikan," jelas Bima Arya pas dikutip hari Kamis, 29 Mei 2025.

Yang bikin menarik, ternyata pemda-pemda se-Indonesia lagi pada sibuk nyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) nih.

Makanya, perlu banget disesuaiin biar klop sama standar pelayanan minimal di bidang pendidikan.

Baca Juga: Dana Pendidikan Vokasi Dipangkas, SMK Pusat Keunggulan Cuma Dapat Rp15 Miliar

Terus gimana next step-nya? Tenang, Kemendagri nggak tinggal diam. Mereka bakal ngadain rapat koordinasi bareng pemerintah daerah, khususnya para kepala Bappeda dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Ini semua buat nindaklanjutin Putusan MK Nomor 3/PUU-XXII/2024.

"Putusan MK yang menyatakan pendidikan gratis bagi satuan pendidikan SD, SMP, dan madrasah sederajat perlu dibahas bersama," tambah Bima.

Nah, yang bikin kebijakan ini makin keren, MK nganggep pendidikan dasar tanpa pungutan itu termasuk hak ekonomi, sosial, dan budaya (ekosob) lho! Ini disampaiin langsung sama Hakim MK Enny Nurbaningsih.

Tapi, Enny juga ngingetin kalau hak pendidikan beda sama hak sipil dan politik yang harus langsung dipenuhi. Pendidikan bisa diwujudin step by step, sesuai kemampuan negara.

Baca Juga: Geger! Menu MBG Bikin Puluhan Siswa SD di Sukoharjo Keracunan, Begini Kronologinya

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: mkri.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X