Mengenang Sejarah Harkitnas Dari Boedi Utomo Hingga Era Digital: Kisah Perjuangan yang Tak Boleh Dilupakan

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Selasa, 20 Mei 2025 | 16:41 WIB
Ilustrasi bendera Republik Indonesia (RI) dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2025.  ((Unsplash.com@BismaMahendra))
Ilustrasi bendera Republik Indonesia (RI) dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2025. ((Unsplash.com@BismaMahendra))

Ini tuh jadi momen game changer banget dalam sejarah pergerakan nasional kita!

Baca Juga: Sempat Menghilang, Ujian Nasional 2026 Bakal Comeback dengan Konsep Baru dari Mendikdasmen

Lahirnya Para Pejuang Masa Depan

Boedi Utomo muncul karena para pendirinya udah nggak tahan lihat penderitaan rakyat dan pengen banget bikin bangsa ini pinter lewat pendidikan.

Idenya menginspirasi banyak organisasi lain kayak Sarekat Islam, Indische Partij, Sarekat Dagang Islam, Muhammadiyah, dan Taman Siswa buat ikutan bergerak memajukan bangsa.

Fast forward ke tahun 1948, di tengah Indonesia lagi krisis, Bung Karno dengan kerennya menetapkan 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional, pas di ultah ke-40 Boedi Utomo.

Tujuannya simple: biar semangat persatuan dan nasionalisme tetep membara waktu kita masih berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Baca Juga: Logo Hari Kebangkitan Nasional 2024: Makna, Arti, dan Link Downloadnya

Akhirnya, tanggal 16 Desember 1959, Harkitnas resmi ditetapkan lewat Kepres Nomor 316 tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur.

Sejak saat itu, tiap tanggal 20 Mei, kita selalu merayakan Harkitnas sebagai pengingat perjuangan heroik para pendahulu kita.***

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X