VOXYOUTHS.COM - Hai, Voxyours! Warga Cirebon dan sekitarnya dibuat heboh pada Minggu malam, 5 Oktober 2025.
Langit yang tadinya gelap tiba-tiba dibelah oleh cahaya merah terang yang melesat cepat, diikuti suara dentuman keras.
Sontak, video dan spekulasi langsung ramai di media sosial.
Banyak yang menduga itu adalah meteor jatuh.
Ada juga saksi mata yang mengaku melihat bola api menembus langit dari arah timur.
Di tengah rasa penasaran publik, dua pihak berwenang justru memberikan keterangan yang berbeda.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yakin itu adalah meteor, sementara Polda Jawa Barat menyebutnya berasal dari kebakaran lahan tebu.
Lalu, mana yang benar? Yuk, kita bedah fakta-fakta terbaru dari insiden 'cahaya merah' di Cirebon ini.
Baca Juga: Fakta Radiasi Cesium-137 Cikande: Penyebab, Dampak & Penanganan Terbaru
Kata BMKG: Cuaca Cerah, Tapi Ada Getaran
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kertajati ikut angkat bicara.
Menurut Kepala Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati, Muhammad Syifaul Fuad, saat kejadian cuaca di Cirebon cerah berawan.
"Berdasarkan citra satelit, tidak ada indikasi awan konvektif (awan petir) di sekitar wilayah Cirebon saat kejadian," jelas Fuad.
Artinya, suara dentuman itu kemungkinan besar bukan berasal dari petir.
BMKG juga menegaskan tidak mencatat adanya getaran gempa yang signifikan.
Namun, Fuad menambahkan bahwa suara dentuman bisa berasal dari banyak hal, tidak hanya dari langit tapi juga dari aktivitas di darat.