Setelah dua sumur pertama berhasil dihancurkan, tim mempersiapkan lubang ketiga.
Lubang ini direncanakan untuk menghancurkan detonator atau perangkat bahan peledak yang sudah digunakan dalam penghancuran dua sumur sebelumnya.
Nahas, pada saat pemusnahan di lubang ketiga itu sedang disiapkan, ledakan tiba-tiba terjadi.
"Saat tim penyusun amunisi menyusun detonator di dalam lubang tersebut secara tiba-tiba terjadi ledakan dari dalam lubang," ungkap Brigjen Wahyu.
Akibat ledakan mendadak ini, 13 orang meninggal dunia, termasuk 4 anggota TNI.
"Peristiwa ini mengakibatkan 13 orang meninggal dunia," tandasnya.
Kita turut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa para korban dan keluarga mereka.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga dan tidak terulang kembali.***
Baca Juga: Bermula dari Kontrak Mencurigakan, Proyek Satelit Kemenhan Bikin Negara Rugi Ratusan Miliar
Artikel Terkait
Tegas! Prabowo Dukung RUU Perampasan Aset: 'Enak aja udah nyolong, nggak mau kembalikan'
RUU Perampasan Aset Dapat Restu Presiden, KPK: Ini Bukti Keseriusan Pemerintah
Heboh! Proyek Satelit Kemenhan Bermasalah, Tiga Petinggi Jadi Tersangka
Dedi Mulyadi Turun Tangan: Identitas 20 Mantan Pemain Sirkus OCI Akan Diusut Sendiri Oleh Gubernur Jabar