news

Program MBG Bisa Sumbang 0,7% ke PDB, Sri Mulyani: Seperti Memiliki Pesta Pernikahan Setiap Hari

Kamis, 13 Februari 2025 | 18:37 WIB
Prabowo Saat Meninjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDN 1 dan SDN 2 Kedung Jaya, Bogor, Jawa Barat. ((instagram.com/prabowo))

VoxYouths.Com - VoxYours, lagi rame nih omongin program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bikin anggaran kementerian dipangkas. Tapi ternyata, program ini punya dampak positif yang gak main-main lho!

Sri Mulyani, Menteri Keuangan kita, baru aja spill fakta menarik tentang program MBG ini. Katanya, program ini bisa nyumbang 0,7% ke PDB kita.

Gak cuma itu, bakal ada 185.000 lowongan kerja baru dan bisa ngurangin angka kemiskinan sampai 0,19%. Keren kan?

Baca Juga: OJK Buka-bukaan Soal Rencana Bank Emas di Indonesia: Revolusi Investasi, Kejutan dari Pegadaian?

"Karena menyediakan lebih dari 350.000 sekolah dan lebih dari 90 juta siswa di Indonesia bukanlah tugas yang mudah. Bukan hanya dari segi besaran anggaran, tetapi juga dari segi penyampaiannya," jelas Sri Mulyani pas lagi ngisi Mandiri Investment Forum 2025 di Hotel Fairmont Jakarta (11/2/2025).

Sri Mulyani bahkan bikin perumpamaan yang bikin kita gampang ngerti nih. Katanya, program MBG ini tuh kayak bikin hajatan nikahan, tapi versi gede banget dan tiap hari!

Coba bayangin, biasanya hajatan nikahan butuh persiapan berbulan-bulan kan? Nah ini harus ready tiap hari di seluruh Indonesia.

"Untuk yang satu ini, kami menyediakan makanan untuk 5.000 orang di setiap fasilitas setiap hari. Jadi seperti sedang menyelenggarakan pesta pernikahan setiap hari sepanjang tahun," jelasnya.

Baca Juga: Heboh! Kejagung Gerebek Kantor Ditjen Migas, Ada Apa dengan Pertamina?

Per Januari 2025, udah ada 220 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kerja keras nyiapin makanan.

Masing-masing SPPG ngurusin 3.000 orang. Total yang udah dapet manfaat? 589.902 orang, mulai dari pelajar, ibu hamil, sampe balita!

Rencana ke depannya lebih wow lagi nih! SPPG bakal nambah jadi 5.000 unit akhir tahun 2025, dan tiap unit bakal ngelayani 4.000 orang.

Pemerintah udah siapin dana Rp71 triliun buat program ini. Targetnya? 15,5 juta pelajar plus 2,4 juta ibu hamil dan balita sepanjang 2025.

"Kami akan mampu memberikan dukungan. Dan itulah mengapa ini adalah area yang akan terus kami berikan prioritas lebih tinggi, tidak hanya dalam hal anggaran, tetapi yang terpenting, pada pengiriman," tambah Sri Mulyani.

Halaman:

Tags

Terkini