Nggak cuma ceramah doang, Prabowo ngajak para pemimpin negara yang dateng ke KTT buat ngeliat realita yang ada di negara masing-masing.
"Mari kita kerjakan apa yang kita bisa, tapi tetap lihat realitanya dan jujur dengan diri kita sendiri," ajaknya.
Prabowo juga nekanin pentingnya kerja sama yang erat dalam ngadepin situasi global yang dihadapi umat Muslim. Dia jamin Indonesia bakal all out nih dalam nguatin kerja sama antar negara Muslim.
"Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin, dengan cara apapun yang kita bisa, tapi saya mendorong persatuan. Saya mendorong kerja sama," tegasnya.
Menariknya nih, Prabowo pernah juga nyentil soal negara-negara yang sok-sokan ngajarin HAM ke Indonesia tapi diem aja pas liat kejadian di Gaza. Ini dia omongin pas masih jadi Menhan-nya Pak Jokowi.
"Ada bangsa tertentu selalu ngajarin (mengajarkan) kita HAM, demokrasi, tetapi di Gaza, ribuan anak, ribuan ibu-ibu dibantai, dibunuh, dibom, mereka diam," kata Prabowo pas orasi di UKRI Bandung (29/02/2024).
Makanya, Prabowo tekanin kalo Indonesia butuh anak muda yang tangguh, pinter, dan cerdas buat bikin negara kita mandiri, nggak bergantung sama bangsa lain.
"Kita butuh anak-anak muda yang cerdas, yang pintar sebagai calon-calon pemimpin. Dalam waktu dekat, saudara bisa saja nanti menjadi pemimpin," tutupnya penuh semangat.***