VoxYouths.Com - VoxYours, kasus yang satu ini benar-benar bikin geram! Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, baru-baru ini buka suara soal kasus seram penembakan siswa SMK di Semarang yang bikin geger.
Pigai langsung tegas bilang kalau siswa yang jadi korban itu adalah anak baik-baik. "Staf saya sudah laporkan ke saya, dan siswa yang ditembak itu siswa yang baik," ujarnya saat berbicara dengan media di kompleks Istana Kepresidenan, Senin kemarin.
Baca Juga: Airlangga Dapat Rp456 Miliar, Yusril Cuma Rp9 Miliar: Ini Pembagian Lengkap Anggaran Para Menko
Siapa Tersangkanya?
Polda Jateng blak-blakan menyebut Aipda Robig Zaenudin dari Satres Narkoba Polrestabes Semarang sebagai tersangka utama.
Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Agus Suryo Nugroho, mengaku kasus ini masih dalam proses penyelidikan Propam.
"Dalam waktu dekat, sidang etik akan segera dilaksanakan. Kami jamin prosesnya transparan," tegas Agus dalam konferensi pers.
Baca Juga: Cak Imin Bongkar Detail Program Makan Gratis Era Prabowo, Ibu-ibu Bakal Dilibatkan
Intervensi yang Mencurigakan
Yang bikin tambah panas, keluarga korban buka-bukaan soal adanya dugaan intervensi dari pihak kepolisian.
Seorang kerabat korban yang memilih anonim mengungkapkan, polisi sempat meminta keluarga membuat pernyataan untuk "menyelesaikan" kasus.
"Intinya mereka minta kami buat pernyataan bahwa kasusnya sudah selesai, biar nggak berkembang kemana-mana," ungkap kerabat korban.
Baca Juga: Jerat Korupsi Rp7 Miliar: 5 Fakta Skandal Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang Mengejutkan
Kronologi yang Dipertanyakan
Awalnya, pihak kepolisian mengklaim korban ditembak karena melawan petugas dan akan terlibat tawuran. Namun, detail ini justru membuat makin banyak tanda tanya.
Menteri Pigai pun langsung menekan pihak kepolisian untuk segera menyelesaikan kasus ini. "Kita harus pastikan keadilan ditegakkan," tegasnya.
Baca Juga: 10 Tahun Buron, Fredy Pratama Masih Kuasai Jalur Narkoba Indonesia-Malaysia