news

Peran Faisal Basri di Pemerintahan Indonesia: Dari Reformasi Ekonomi hingga Anti-Mafia Migas

Jumat, 6 September 2024 | 10:57 WIB
Faisal Basri, ekonom senior Indonesia yang beri kontribusi di pemerintahan Indonesia. (YouTube.com/INDEF)

Peran Kunci dalam Kerjasama Internasional

Pada tahun 1997, Faisal Basri menjadi koordinator di Bidang Ekonomi, khususnya untuk Panitia Kerja Sama Kebahasaan Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia (Mabbim).

Posisi ini menandai keterlibatannya dalam kerjasama internasional dan pengembangan hubungan antara negara-negara tetangga.

Kemudian, pada tahun 2000, Faisal Basri mendapatkan amanah sebagai anggota Tim Asistensi EKUIN Presiden.

Dalam perannya ini, Faisal berkontribusi pada penyusunan kebijakan ekonomi yang mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Reformasi Tata Kelola Migas: Misi Anti-Mafia

Kita semua tahu bahwa sektor migas sering jadi sorotan karena berbagai masalah tata kelola dan praktik korupsi.

Nah, Faisal Basri juga punya andil besar dalam hal ini.

Pada tahun 2014, beliau dipercaya sebagai Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi (Migas) oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Faisal Basri dan timnya memimpin upaya reformasi selama enam bulan untuk membuat tata kelola migas lebih transparan dan bersih dari praktik mafia.

Selama masa kepemimpinannya, Faisal Basri fokus pada pengkajian mendalam terhadap sistem di sektor hulu minyak dan gas bumi.

Apa yang Faisal Basri Capai?

Selama memimpin Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri tidak hanya membahas masalah secara umum, tetapi juga melakukan pengkajian menyeluruh.

Beberapa pencapaian kuncinya meliputi:

  • Transparansi dalam Tata Kelola Migas: Faisal Basri berkomitmen untuk membuat sistem migas lebih terbuka dan mudah diakses. Ini penting agar tidak ada lagi praktek-praktek gelap di sektor ini.

 

  • Penghapusan Praktik Mafia: Salah satu fokus utama Faisal adalah memberantas mafia migas. Ini termasuk mengidentifikasi dan menindaklanjuti segala bentuk kecurangan yang merugikan negara dan masyarakat.

 

  • Dasar Pengambilan Keputusan: Dengan timnya, Faisal Basri menyusun dasar-dasar yang menjadi referensi bagi Kementerian ESDM dan BUMN. Langkah ini membantu menciptakan kebijakan yang lebih efektif dan adil.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Faisal Basri: Pendidikan dan Perjalanan Karier, dari Akademik hingga Politik

 

Halaman:

Tags

Terkini