Tapi cerita nggak berhenti di situ. Komunitas Rumah Jurnalis yang terdiri dari IJTI Sulteng, AJI Palu, PFI Palu, dan AMSI Sulteng tetap menuntut tindakan tegas dari pimpinan Polri.
Mereka menganggap sikap Kombes Dodi sebagai bentuk kekerasan verbal yang harus ditangani serius.
Latar Belakang Karir Kombes Dodi Darjanto
Nah, siapa sih sebenarnya sosok di balik kontroversi ini? Ternyata Kombes Dodi Darjanto punya track record yang cukup panjang di kepolisian.
Baca Juga: Profil dan Biodata Razman Nasution, Pengacara Kondang Dihina 'Muka Kodok' Oleh Netizen!
Sebelum jadi Dirlantas Polda Sulteng, dia pernah menjabat sebagai Kapolres Siantar, Sumatera Utara.
Tapi karirnya di sana nggak bertahan lama. Pada 2017, Mabes Polri memutasi Dodi dari jabatan Kapolres Siantar.
Dia dipindahkan ke posisi Kasubag Ban Kuminter Bag Tinter Set Ncb Interpol Indonesia Divhumbinter Polri.
Perjalanan karir yang cukup berliku, ya?
Kekayaan Kombes Dodi Darjanto
Ngomongin pejabat, pasti pada penasaran sama harta kekayaannya kan? Berdasarkan data LHKPN KPK periode 2023, Kombes Dodi tercatat punya beberapa aset:
- Tanah dan bangunan di Kota Bandung senilai Rp 950 juta
- Dua kendaraan: Toyota Hard Top Jeep dan Nissan X-Trail total Rp 245 juta
- Kas dan setara kas Rp 96 juta
Total kekayaannya? Rp 1,291 miliar. Nggak terlalu fantastis untuk ukuran pejabat setingkat Kombes, tapi tetap aja jumlah yang nggak bisa dibilang kecil.
Pelajaran dari Insiden Viral Kombes Dodi
Jadi, apa sih yang bisa kita petik dari kisah viral Kombes Dodi ini?
Pentingnya kesadaran teknologi:
Zaman udah canggih, HP bukan cuma buat nelpon atau SMS. Kualitas kameranya udah bisa nyaingin kamera profesional lho.
Etika berkomunikasi dengan media:
Sebagai pejabat publik, penting banget buat jaga sikap pas berhadapan sama jurnalis. Nggak peduli mereka pakai kamera gede atau cuma HP, tetep harus sopan dan profesional.