news

Terekam CCTV Diduga Mengantongi Rokok Sitaan Saat Razia, Oknum Satpol PP Aceh Utara Diperiksa

Jumat, 14 Agustus 2026 | 21:25 WIB

VoxYouths.com - ACEH UTARA – Beredarnya rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan tindakan tak etis oknum petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat razia rokok ilegal di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, memicu sorotan publik di media sosial.

Insiden tersebut terjadi saat operasi penertiban barang kena cukai ilegal di sebuah kios warga di kawasan Krueng Geukueh pada Senin (10/8/2026).

Rekaman CCTV Memperlihatkan Dugaan Penggelapan Barang Bukti

Dalam rekaman video yang beredar luas di masyarakat, pedagang tampak mengumpulkan dan meletakkan bungkus rokok ilegal di atas meja kasir di hadapan petugas gabungan:

  • Pilihan Barang Bukti: Seorang oknum Satpol PP pria berbaret biru tampak mengambil tumpukan rokok ilegal berwarna biru sebanyak 6 bungkus.

  • Jumlah Berkurang: Saat mengembalikan tumpukan tersebut ke meja, jumlah rokok yang tersisa hanya 5 bungkus. Satu bungkus diduga kuat telah berpindah ke kantong petugas.

  • Pengalihan Barang: Oknum petugas tersebut juga terekam memindahkan bungkus rokok merek lain ke sela-sela tumpukan makanan ringan untuk mengelabui pantauan sebelum diserahkan.

Dua Oknum Petugas Jalani Pemeriksaan Internal

Buntut dari kejadian viral tersebut, pihak internal Satpol PP dan WH Kabupaten Aceh Utara langsung memanggil oknum yang terekam dalam video untuk diperiksa.

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP dan WH Aceh Utara, Faisal, mengonfirmasi identitas petugas perempuan berinisial M dan petugas pria berinisial T yang ada dalam rekaman.

"Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut," kata Faisal, Jumat (14/8/2026).

Pimpinan Bantah Tudingan Pencurian

Di sisi lain, Sekretaris Satpol PP dan WH Kabupaten Aceh Utara, Abdullah, memberikan klarifikasi terbuka dan membantah tuduhan pencurian barang sitaan oleh anggotanya.

"Kami ingin meluruskan terkait video viral di masyarakat. Tudingan salah satu anggota kami mengambil rokok di toko tersebut adalah tidak benar," tegas Abdullah dalam keterangan resminya, Jumat (14/8/2026).

Abdullah memastikan bahwa seluruh barang bukti hasil operasi pasar gabungan bersama Bea Cukai dan kepolisian telah diserahterimakan secara utuh kepada pihak Bea Cukai untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Proses investigasi internal mengenai kebenaran tindakan oknum petugas di lapangan hingga kini masih berlanjut.***

Terkini