news

Kisruh Serangan Mercon Loyalis Narkoba di Kampung Bahari Buat Sejumlah Kendaraan Putar Balik

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:51 WIB

VoxYouths.com  - Penggerebekan Kampung Bahari, Kamis, 13 Agustus 2026, oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya mendapat perlawan agresif dari jejaring narkoba sekitar.

Pelemparan mercon kepada petugas kemudian mendapat perlawanan kembali dengan pelemparan gas air mata. Aksi ini mengakibatkan 1 orang polisi mengalami luka di area bawah mata.

Melalui sejumlah video yang beredar, penjagaan ke sejumlah titik strategis dikerahkan. Petugas dengan seragam lengkap dan antipeluru berjaga-jaga, termasuk mengkondisikan arus lalu lintas.

Baca Juga: Kronologi Abang Pangkas Rambut di Bogor yang Sempat Cekcok dengan Aparatur Camat hingga Kini Tegaskan RI Merdeka

Kendaraan yang melintas di kawasan tersebut diarahkan untuk berputar balik guna menjaga sterilisasi area.

Penangkapan MR Oleh BNN

Aksi perlawanan, dipicu oleh penangkapan bos narkoba berinisial MR yang dilakukan pada Rabu malam (12/8) di sebuah salon kecantikan kawasan Mangga Besar.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, mengungkapkan bahwa MR merupakan gembong yang telah masuk daftar pencarian orang sejak tahun lalu.

Pencarian tersebut berkaitan dengan barang bukti sabu seberat 98 kilogram.

Baca Juga: Seorang Guru Ceritakan Keindahan Hati Anak-anak di Papua: Berbagi Sayur-Buah di Sekolah, Jadi Tanda Rasa Syukur

Penangkapan MR dilanjutkan dengan pengembangan kasus yang meminta MR menunjukkan lokasi penyimpanan narkoba di Kampung Bahari.

Sayangnya saat petugas hendak memasuki lokasi, para loyalis MR sudah bersiap menyerang aparat dengan melemparkan mercon serta petasan.

“Kemudian ada perlawanan dari mereka, pakai mercon dan petasan, baru kita pukul mundur,” ungkapnya.

Lebih lanjut, petugas berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp1,27 miliar dan mengamankan aset senilai hampir Rp39,9 miliar .

Halaman:

Tags

Terkini