VoxYouths.com - MATARAM – Kunjungan kerja Utusan Khusus Presiden RI Bidang Kerukunan Umat Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah), di Gereja Katolik St. Maria Immaculata, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTT), mendapat pengamanan ketat dari pihak kepolisian, Rabu (12/8/2026) siang.
Langkah ini dilakukan Polsek Mataram dan Polresta Mataram guna memastikan rangkaian acara yang memperkuat pesan toleransi antarumat beragama di Kota Mataram tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
"Prioritas kami adalah memastikan keamanan Utusan Khusus Presiden, rombongan, serta para pengurus gereja yang hadir," ujar Kapolsek Mataram, AKP Amrozi Hamidi.
Diskusi Kerukunan dan Penyampaian Aspirasi Gereja
Dalam pertemuan yang berlangsung singkat namun hangat dari pukul 12.50 hingga 13.15 WITA tersebut, Gus Miftah disambut langsung oleh Romo Gereja Katolik St. Maria Immaculata, Romo Lorensius Ano, bersama jajaran pengurus gereja.
Turut hadir mendampingi kunjungan kerja ini adalah Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Dr. H. Zamroni Aziz, serta Kepala Kemenag Kota Mataram, H. Hamdun.
Selain membahas penguatan ruang dialog dan toleransi beragama, momen ini dimanfaatkan oleh pihak pengurus gereja untuk menyampaikan aspirasi khusus:
-
Permohonan Bantuan: Pihak gereja mengajukan permohonan dukungan dan bantuan untuk pembangunan Rumah Adorasi, salah satu sarana peribadatan penting dalam tradisi umat Katolik.
Situasi Terpantau Kondusif
AKP Amrozi Hamidi mengapresiasi sinergi seluruh pihak dan jemaat gereja yang ikut menjaga kondusivitas selama kunjungan berlangsung.
"Situasi akhir di lokasi terpantau sangat kondusif. Kami berterima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga pesan perdamaian dan keberagaman dapat tersampaikan dengan sejuk di wilayah hukum Polsek Mataram," pungkasnya.***