news

Rekaman CCTV Detik-Detik Penangkapan Kopilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta Rilis, Pelaku Bawa Botol Urine Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:20 WIB

VoxYouths.com - TANGERANG – Kantor Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) merilis rekaman CCTV detik-detik penangkapan oknum kopilot Malaysia Airlines MH727 berinisial MSO. Penerbang berkewarganegaraan Malaysia tersebut diringkus usai kedapatan menyelundupkan 26 kilogram ekstasi di dalam kopernya pada Rabu (29/7/2026).

Video bukti pemeriksaan tersebut diunggah secara resmi oleh pihak Bea Cukai pada Senin (3/8/2026).

Kronologi Penangkapan: Melintas di Jalur Khusus Crew

Berdasarkan rekaman CCTV, MSO yang mengenakan seragam resmi kopilot berjalan di area kedatangan untuk menyelesaikan pengisian Customs Declaration (CD) secara daring.

Meski sempat diarahkan melintasi jalur cepat (fast track) khusus awak pesawat, petugas Risk Assessment Officer (RO) yang bersiaga tetap melakukan pemantauan ketat terhadap gerak-gerik MSO.

"Petugas mencurigai sebuah koper melalui analisis citra mesin X-ray. Koper tersebut kemudian diambil oleh WN Malaysia berinisial MSO," tulis keterangan resmi Bea Cukai, Senin (3/8/2026).

Temuan Barang Bukti: Ekstasi, Sabu, dan Botol Urine Palsu

Petugas selanjutnya mengarahkan MSO beserta barang bawaannya ke ruang pemeriksaan mendalam. Dari hasil pembongkaran koper berwarna putih milik pelaku, petugas menemukan:

  • Ekstasi: 70.114 butir (berat bruto 26 kg) yang dikemas dalam 14 bungkus besar.

  • Sabu: 4 gram bruto di dalam tas milik MSO.

  • Sampel Urine: Satu botol kecil berisi urine.

Pihak Bea Cukai menduga botol urine tersebut dibawa pelaku untuk mengelabui petugas saat menjalani tes urin rutin penerbangan. Namun, saat dilakukan pemeriksaan tes urin di tempat, MSO terbukti positif mengonsumsi narkoba dan diduga dalam pengaruh zat terlarang saat menjalankan tugas penerbangan.

Guna penanganan hukum lebih lanjut serta pembongkaran jaringan pencucian dan peredaran narkotika internasional, tersangka MSO beserta seluruh barang bukti telah diserahkan sepenuhnya kepada Bareskrim Polri.***

Terkini