Dugaan Cekcok dengan Oknum Vandalisme
Dalam kesempatan berbeda, warga setempat yang menjadi saksi atas insiden tersebut, Warta mengungkapkan adanya dugaan korban yang sempat menegur pelaku tindakan merusak dengan mencoret-coret fasilitas umum atau vandalisme.
Warta menuturkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diduga sempat terlibat adu pendapat dengan sekelompok orang yang hendak melakukan aksi vandalisme di kawasan objek vital tersebut.
"Kabarnya dia melarang orang yang mau coret-coret, ya wajar karena itu memang tugas dia menjaga area waduk," ungkap Warta dalam keterangannya, pada Sabtu, 25 Juli 2026.
"Aksi coret-coret malam Rabu, selang satu hari diduga kelompok itu datang lagi," tambahnya.
Warta mengaku tidak menyangka akhir pencarian korban berujung tragis, usai ditemukan dalam kondisi tenggelam di tepian danau.
"Tadi ada telepon dari kepala satpam bilang Marna enggak ada dari jam 3 dini hari," beber Warta.
"Setelah dicari bareng teman-teman dan warga, ketemu jam 11 siang dalam air di pinggir danau, tangannya terborgol ke belakang," tandasnya.***
Artikel Terkait
Sempat Viral Disebut Arogan di Lalin Bundaran HI, Sopir Alphard yang Minta Sujud ke Satpam Ternyata Anggota Polisi