"Tapi buat kita semua ini, ketika menghadapi orang dengan tanda-tanda bahaya itu, gimana caranya?" tanya Feni Rose.
Joyce lantas membeberkan tips menghadapi hubungan toksik, yang pertama dengan melatih kepekaan membaca perilaku pasangan.
"Ya, yang pertama kita tadi pintar membaca perilaku. Jadi itu melatih juga ya," terang Joyce.
"Kalau sudah tahu, eh, kayaknya ini agak mengancam nih, boleh pilih beberapa cara. Kalau enggak sanggup untuk melawan, udah ngacir aja. Ngacir aja, hilang, hilang aja," sambungnya.
Pentingnya Melatih Komunikasi
Hal yang tak kalah menarik, yakni tips kedua yang dibagikan Joyce terkait melatih kemampuan komunikasi asertif.
"Kalau kita merasa bahwa saya perlu melawan, belajar teknik asertif dalam berkomunikasi, bilang tidak itu betul," tutur Joyce.
Psikologi itu mencontohkan, terdapat nada suara hingga bahasa tubuh yang perlu dilatih dalam menghadapi hubungan yang tergolong toksik.
"Dengan mengatakan, 'kamu tidak boleh begitu pada saya.' Itu nada suara, bahasa tubuh, itu perlu dilatih," beber Joyce.
Seberapa Penting Keterlibatan Keluarga?
Selanjutnya, tips yang dinilai tak kalah penting adalah membangun support system yang kuat dan harmonis.
Joyce menilai, kehadiran keluarga dalam menjaga hubungan baik dengan pasangan tersebut sangat penting.
"Yang ketiga, bangun support system. Sahabat, orang tua, keluarga, ini harus harmonis hubungannya, harus dekat dengan kita," sebut Joyce.
"Karena bagaimanapun, yang membantu kita keluar nanti adalah mereka," tambahnya.
Selain itu, Joyce turut menyoroti peran pola asuh dalam membentuk karakter seseorang.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Bui, Hotman Paris Singgung Harga Wajar dalam Laporan Audit BPKP 2020-2022 : Harusnya Digas di Persidangan