VOXYOUTHS.COM - Hai, Voxyours! Ngomongin rokok, pasti nggak jauh-jauh dari cukai dan sumbangannya yang gede banget buat negara.
Setiap tahun, sektor tembakau ini bisa menyumbang triliunan rupiah lewat pajak.
Tapi, di balik pendapatan fantastis itu, ada satu masalah klasik yang dari dulu sampai sekarang belum juga tuntas, yaitu maraknya peredaran rokok ilegal.
Beberapa tahun belakangan, fenomena rokok ilegal ini makin menjadi-jadi.
Produk-produk ini bisa dijual super murah karena mereka nggak bayar cukai ke negara.
Padahal, cukai itu berfungsi untuk menekan konsumsi rokok sekaligus jadi sumber pemasukan negara.
Beberapa ciri rokok ilegal yang gampang dikenali adalah polosan alias tidak ada pita cukainya.
Rokok ilegal ini nggak punya izin edar resmi. Praktik kayak gini jelas merugikan negara.
Menurut data Kementerian Keuangan, kerugiannya bisa sampai triliunan rupiah setiap tahun!
Selain itu, persaingan usaha jadi nggak sehat dan pasar rokok legal yang taat aturan bisa terganggu.
Biasanya, rokok ilegal ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah karena harganya yang miring.
Baca Juga: Fakta Radiasi Cesium-137 Cikande: Penyebab, Dampak & Penanganan Terbaru
Terobosan Baru: Pemerintah Tawarkan 'Pemutihan' Rokok Ilegal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini menyampaikan sebuah ide baru yang cukup mengejutkan untuk menekan peredaran rokok ilegal.
Pemerintah berencana memberi kesempatan bagi para produsen rokok ilegal untuk "bertobat" dan melegalkan usahanya.
Artikel Terkait
Mengenal ILI UT: Keunggulan dan Prospek Teknologi Migas Masa Depan
4 Fakta Insiden Viral Rombongan Pemotor Hentikan Bus di Tikungan Ciwidey yang Kini Didalami Polisi
Host Live Streaming Jadi Profesi Menjanjikan 2025: 10.000 Lowongan Kerja Tersedia!
Gaji Host Live Streaming 2025 Capai Rp 3-5 Juta Per Bulan: Masuk 7 Besar Pekerjaan Paling Dibutuhkan
KKMP Tukangkayu di Banyuwangi Jadi Percontohan: Belanja Sembako Lebih Murah dan Ada Layanan Digital