Meskipun subsidinya mungkin gak sebesar mobil lokal karena pake baterai LFP, tapi dengan harga dasarnya yang udah murah, konsumen tetep bisa dapet dengan harga sekitar 20 jutaan won. Subsidi pastinya akan diumumin sebelum pengiriman Februari.
BYD belum ngasih tau target penjualan mereka di Korea, tapi menurut perusahaan sekuritas, mereka kayaknya ngincer 10.000 unit tahun ini.
Buat perbandingan, Tesla tahun lalu jual 29.000 unit di Korea. Keliatan banget BYD mau agresif dari tahun pertama biar bisa masuk 5 atau 6 besar.
Baca Juga: ArcFox αS5 Meluncur! Sedan Listrik Keren Penuh Fitur Canggih, Harganya Lebih Murah Dari Tesla
Yang menarik, meski pasar Korea gak terlalu gede buat BYD yang targetin ekspor 740.000 unit di 2025, mereka tetep nekad masuk.
Kenapa? Soalnya 2025 diprediksi jadi tahun dimana gap penjualan global antara BYD dan Hyundai bakal makin lebar.
Kata Shin Yun-cheol dari Kiwoom Securities, "Di 2024 aja udah kebalik, BYD 4,27 juta unit, Hyundai Motors 4,14 juta unit."***
Artikel Terkait
Mobil listrik Porsche Taycan Cross Turismo Meluncur di Indonesia: SUV Listrik Keren dan Canggih!
Keren! Motor Listrik Yadea T9 2024 Tawarkan Gaya, Performa, dan Subsidi 7 jutaan?
Buktikan Sendiri Kelebihan Ground Clearance Tinggi Wuling Cloud EV: Nggak Takut Jalanan Rusak!
Berapa Watt Charger Polytron Fox-R? Jawabannya Ada di Sini!
BincangBincangMobil di PROTV EP 2: Menyingkap Mitos dan Fakta Seputar Mobil Listrik