VoxYouths.Com - VoxYours, ada kabar terbaru buat kalian yang mau masuk SMA tahun 2025! SPMB 2025 kasih kesempatan buat daftar sekolah di provinsi lain lho. Keren kan?
Info ini langsung dari Prof. Abdul Mu'ti selaku Mendikdasmen, pas beliau ketemu sama Mendagri Tito Karnavian di kantor Kemendagri, Jumat (31/1/2025).
Jadi gini, kalo kalian tinggal di daerah yang deket sama provinsi sebelah, kalian bisa daftar sekolah di provinsi tetangga. Nggak perlu khawatir soal batas administrasi provinsi!
Baca Juga: Zonasi Diganti! Anak OSIS dan Pramuka Kini Bisa Masuk Jalur Prestasi SPMB 2025
"Yang penting itu domisilinya deket sama sekolahnya. Kalo emang provinsi sebelah lebih deket, ya boleh-boleh aja daftar di sana," jelas Prof. Mu'ti ke media.
Nah, buat kuota SPMB 2025 juga ada perubahan yang lumayan signifikan nih. Tiap jenjang pendidikan punya pembagian kuota yang beda-beda.
Khusus buat SMA, sistemnya pake rayonisasi berdasarkan provinsi, terutama buat sekolah-sekolah yang ada di perbatasan.
Mau tau pembagian kuotanya gimana? Nih:
Buat SD:
- Jalur domisili: Minimal 70%
- Jalur afirmasi: Minimal 15%
- Jalur mutasi: Maksimal 5%
- Jalur prestasi: Nggak ada
Baca Juga: Update Terbaru PPDB: Sistem Masuk Sekolah Negeri Bakal Lebih Fair, Ini Bocorannya
Buat SMP:
- Jalur domisili: Turun dari min. 50% jadi min. 40%
- Jalur afirmasi: Naik dari min. 15% jadi 20%
- Jalur mutasi: Maksimal 5%
- Jalur prestasi: Minimal 25%
Buat SMA:
- Jalur domisili: Turun dari min. 50% jadi min. 30%
- Jalur afirmasi: Naik dari min. 15% jadi 30%
- Jalur mutasi: Maksimal 5%
- Jalur prestasi: Minimal 30%
Baca Juga: Nggak Diterima di Sekolah Negeri? Pemda Siap Tanggung Biaya ke Swasta
Soal aturan domisili, Prof. Mu'ti jelasin kalo jalur ini buat calon siswa yang tinggal di wilayah yang udah ditetapin sama pemerintah daerah. Tujuannya biar siswa nggak terlalu jauh dari sekolah.
Terus buat jalur afirmasi, ini khusus buat yang kurang mampu dan penyandang disabilitas. Sementara jalur prestasi buat kalian yang punya prestasi, baik di bidang akademik kayak sains atau riset, maupun non-akademik kayak seni atau olahraga.
Ada juga jalur mutasi nih, khusus buat yang harus pindah gara-gara kerjaan ortu atau wali. Anak guru yang mau sekolah di tempat ortunya ngajar juga masuk jalur ini.
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan, Ojat Darojat, nambahin kalo SPMB 2025 bakal lebih transparan, akuntabel, objektif, dan nggak diskriminatif.