Viral #KaburAjaDulu: Jangan Asal Cabut, Ini yang Harus Kamu Persiapkan

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Selasa, 18 Februari 2025 | 17:36 WIB
Tren #KaburAjaDulu yang viral, pemerintah tak melarang asal punya skill.  ((Unsplash/Erik Odiin))
Tren #KaburAjaDulu yang viral, pemerintah tak melarang asal punya skill. ((Unsplash/Erik Odiin))

VoxYouths.Com - VoxYours, belakangan ini media sosial diramaikan dengan tagar #KaburAjaDulu yang lagi viral banget.

Tagar ini muncul karena banyak anak muda Indonesia yang kepingin cari peruntungan di negeri orang.

Nggak heran sih, apalagi setelah banyaknya berita PHK massal dan kabar soal efisiensi anggaran pemerintah.

Baca Juga: Trump Berencana 'Matikan' USAID, Indonesia Bakal Kehilangan Rp2,4 Triliun

Tapi nih, ternyata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli punya pandangan berbeda. Buat dia, ini justru jadi tantangan buat Indonesia untuk nyediain lebih banyak lapangan kerja. Keren kan?

Meningkatkan Skill di Luar Negeri? Why Not!

Menaker Yassierli bilang, tagar #KaburAjaDulu sebenernya bentuk aspirasi yang perlu diperhatin sama pemerintah.

"Ini tantangan buat kami kalau memang itu terkait dengan aspirasi mereka," ungkap Menaker Yassierli pas ketemu wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (17/2/2025).

"Ayo pemerintah create better jobs, itu yang jadi PR kita nih," tambahnya.

Tapi dia juga ngasih lampu hijau buat yang mau cari pengalaman di luar negeri. Menurutnya, nggak masalah kalau tujuannya buat ningkatin skill dan balik lagi ke Indonesia buat bangun negeri. "Semangatnya bukan kabur ya, tapi upgrade diri," jelasnya.

Baca Juga: Program MBG Bisa Sumbang 0,7% ke PDB, Sri Mulyani: Seperti Memiliki Pesta Pernikahan Setiap Hari

Jangan Lupa Persiapan, VoxYours!

Hasan Nasbi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan juga nimbrung nih. Dia ngingetin banget kalau mau ke luar negeri harus punya skill yang mumpuni.

"Kalau mau merantau itu bagus lho," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (17/2/2025).

"Tapi inget ya, harus punya skill dulu. Kalau nggak, nanti malah susah dapat kerjaan yang bagus di sana," tambahnya.

Yang nggak kalah penting, Hasan juga nekenin soal prosedur legal. "Jangan sampe jadi pendatang haram," pesannya.

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: promedia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X