news

Kasus Pria Terduga Maling Ayam Tewas Dikeroyok Warga di Bali, Kementerian HAM: Proses Hukum Harus Transparan dan Adil

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:50 WIB
Kasus Pria Terduga Maling Ayam Tewas Dikeroyok Warga di Bali, Kementerian HAM: Proses Hukum Harus Transparan dan Adil

VoxYouths.com  - Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengecam aksi pengeroyokan yang sedang viral di Bali.

Seorang pria berinisial KD tewas dikeroyok massa karena diduga mencuri ayam aduan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Tindakan main hakim sendiri ini juga menarik perhatian warganet karena video viral sang anak menangis histeris ketika jenazah tiba di rumah duka.

Mengenai peristiwa yang terjadi pada Jumat dini hari, 24 Juli 2026 itu, Koordinator Kementerian HAM Wilayah Kerja Bali, Anak Agung Gede Ngurah Dalem menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk mendapat perlindungan hukum.

Selain itu, warga negara juga harus mendapatkan perlakukan yang menghormati hak asasi manusia.

Proses Hukum Harus Tetap Berjalan

Mengenai kasus yang sedang viral di Bali, Dalem menyebut bahwa proses hukum harus berjalan dengan transparan dan adil.

“Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Kami berharap anak dan keluarga korban mendapatkan pendampingan serta perlindungan yang layak. Kami mengecam keras,” ujar Dalem dalam keterangan yang dibagikan kepada awak media pada Minggu, 26 Juli 2026.

“Di sisi lain, kami juga mendorong agar proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi semua pihak,” imbuhnya.

Lakukan Pendampingan bagi Keluarga

Keluarga korban yang terdampak pada insiden tragis tersebut, kata Dalem juga harus diberi pendampingan.

“Kami akan melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan proses penanganan perkara berjalan sesuai prinsip-prinsip hak asasi manusia,” jelasnya.

Kementerian HAM Bali akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, yakni melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan lainnya.

Pemantauan yang dilakukan, kata Dalem di antaranya adalah dengan memberikan perhatian khusus pada kondisi psikologis karena potensi trauma yang ditimbulkan.

Halaman:

Terkini