VoxYouths.com - Belum selesai drama pengunduran diri Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, pada Rabu, 22 Juli 2026.
Sebelumnya diketahui, Nanik mengungkapkan dirinya mundur dari jabatan Kepala BGN dengan alasan kesehatan.
Ihwal upaya pengobatan sakit jantung yang dideritanya, menjadi alasan Nanik mundur setelah 1,5 bulan bertugas sebagai Kepala BGN.
Kini, Nanik seolah memberi kode terkait sosok yang menggantikan dirinya di kursi Kepala BGN.
Hal itu disampaikan melalui akun Facebook pribadinya, Naniek Sudaryati Deyang, pada hari yang sama.
"Insyaallah pengganti saya adalah 'adik saya', di mana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang," ungkap Nanik.
Hanya 45 Hari Jabat Kepala BGN
Bagi yang belum tahu, pada 17 September 2025 lalu, Nanik sempat ditunjuk sebagai wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Bersamaan dengan penunjukan tersebut, ia diberhentikan dari jabatan Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.
Selanjutnya, pada 8 Juni 2026, Nanik dipercaya memimpin sebagai Kepala BGN.
Namun, sekitar 45 hari setelah pelantikan, ia memilih mengundurkan diri karena harus menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
Sudah Lebih Dulu Pamit ke Presiden
Dalam proses pengunduran dirinya, Nanik mengaku telah berpamitan dengan Presiden RI, Prabowo Subianto seraya fokus untuk berobat penyakit jantung di luar negeri.
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN (Luar Negeri) untuk jantung saya," jelas Nanik.