VoxYotuhs.com – Salah satu brand kopi lokal terbesar di Indonesia, Kopi Kenangan, kembali menjadi sorotan. Perusahaan dikabarkan tengah menjajaki rencana Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana kepada publik dengan valuasi yang diperkirakan mencapai USD1 miliar, setara sekitar Rp18 triliun.
Informasi tersebut pertama kali mencuat melalui laporan The Wall Street Journal (WSJ) yang menyebut Kopi Kenangan telah melakukan pembicaraan awal dengan sejumlah bank investasi untuk mengeksplorasi kemungkinan melantai di bursa saham. Namun hingga saat ini, proses tersebut masih berada pada tahap awal dan belum ada keputusan final terkait waktu pelaksanaan maupun lokasi pencatatan saham.
Masih Tahap Penjajakan
Manajemen Kopi Kenangan menegaskan bahwa perusahaan secara rutin mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk mendukung ekspansi bisnis dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Vice President Corporate Finance and Development Kopi Kenangan, Junxian Li, mengatakan bahwa diskusi dengan lembaga keuangan, investor, maupun penasihat merupakan hal yang lumrah dilakukan perusahaan yang tengah berkembang. Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai IPO, termasuk mengenai valuasi, waktu pelaksanaan, maupun bursa tempat perusahaan akan melantai.
Singapura Disebut Jadi Salah Satu Opsi
Dalam laporan tersebut, Singapura disebut sebagai salah satu bursa yang sedang dipertimbangkan apabila IPO benar-benar direalisasikan. Meski demikian, belum ada bank investasi yang secara resmi ditunjuk sebagai penjamin emisi maupun penasihat transaksi.
Jika benar terlaksana, langkah ini berpotensi menjadi salah satu aksi korporasi terbesar dari perusahaan startup Indonesia di sektor food and beverage (F&B).
Kinerja Bisnis Terus Bertumbuh
Rumor IPO muncul di tengah performa bisnis Kopi Kenangan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Sepanjang 2025, perusahaan membukukan pendapatan bersih sekitar USD184 juta atau lebih dari Rp3 triliun, naik sekitar 45 persen dibanding tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, Kopi Kenangan juga berhasil mencatatkan laba bersih sebesar USD17 juta, menandai semakin kuatnya fundamental bisnis perusahaan setelah bertahun-tahun melakukan ekspansi agresif.
Lebih dari 1.300 Gerai di Enam Negara
Didirikan pada 2017 oleh Edward Tirtanata dan timnya, Kopi Kenangan berkembang menjadi salah satu jaringan kopi terbesar di Asia Tenggara.
Saat ini perusahaan telah mengoperasikan lebih dari 1.300 gerai yang tersebar di enam negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, India, Australia, dan Filipina. Manajemen bahkan menargetkan pembukaan sekitar 550 gerai baru sepanjang 2026 sebagai bagian dari strategi ekspansi global.