Hari Koperasi Nasional ke-79 Dipusatkan di Indonesia Arena, Pemerintah Dorong Kebangkitan Koperasi Modern

Photo Author
Raihan Maheswara, Vox Youths
- Jumat, 3 Juli 2026 | 17:50 WIB
Hari Koperasi Nasional ke-79 Dipusatkan di Indonesia Arena, Pemerintah Dorong Kebangkitan Koperasi Modern
Hari Koperasi Nasional ke-79 Dipusatkan di Indonesia Arena, Pemerintah Dorong Kebangkitan Koperasi Modern

VoxYouths.com - Jakarta – Pemerintah akan menggelar puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 pada 12 Juli 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Perayaan tahun ini dirancang lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sebagai bagian dari upaya memperkuat kembali peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan sekaligus badan usaha yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengatakan bahwa sepanjang Juli 2026 telah ditetapkan sebagai Bulan Koperasi melalui kerja sama antara Kementerian Koperasi, Gerakan Koperasi, dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin). Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya koperasi.

"Puncak Hari Koperasi Nasional tahun ini mengangkat tema 'Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya'," ujar Ferry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Menurut Ferry, peringatan Harkopnas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali semangat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menempatkan koperasi sebagai salah satu fondasi utama dalam pembangunan ekonomi nasional.

Ia menegaskan bahwa koperasi diharapkan menjadi pelaksana nyata amanat konstitusi sekaligus berperan aktif dalam mewujudkan pemerataan ekonomi sebagaimana yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.

Selain acara utama di Jakarta, pemerintah bersama Dekopin juga menyelenggarakan berbagai kegiatan di sejumlah daerah. Di antaranya adalah jalan sehat dan pameran produk koperasi yang akan digelar saat Car Free Day di kawasan Jalan Rasuna Said pada 19 Juli, serta peresmian renovasi Gedung Kongres Koperasi Pertama di Tasikmalaya pada 24 Juli.

Ferry juga menilai masih ada anggapan di masyarakat bahwa koperasi merupakan bentuk usaha yang sudah tertinggal. Karena itu, melalui rangkaian peringatan Harkopnas, pemerintah ingin menunjukkan bahwa koperasi kini mampu berkembang menjadi badan usaha yang modern, profesional, dan kompetitif.

"Koperasi saat ini memiliki potensi menjadi badan usaha yang profesional sekaligus instrumen untuk mewujudkan keadilan dan pemerataan ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi berharap peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dapat menjadi momentum kebangkitan gerakan koperasi di Indonesia setelah dalam beberapa dekade terakhir dinilai kurang memperoleh perhatian.

Menurut Bambang, koperasi merupakan implementasi langsung dari amanat Pasal 33 UUD 1945 dan telah terbukti menjadi model ekonomi yang berkembang di berbagai negara. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menjadikan koperasi sebagai bagian penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

Selain itu, Bambang berharap peringatan Harkopnas tahun ini mampu menarik minat generasi muda agar melihat koperasi sebagai pilihan yang relevan dalam membangun usaha produktif dan berkelanjutan.***

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X