VoxYouths.Com - Wih, lagi ngikutin serial Zona Merah yang baru aja tamat minggu ini, VoxYours? Pasti udah familiar dong sama setting ceritanya yang menegangkan di kota Rimbalaya.
Tapi pernah kepikiran nggak sih, Rimbalaya dimana sebenernya? Ada di dunia nyata atau cuma fiktif belaka?
Kita jujur aja ya, rasa penasaran sama lokasi syuting film atau serial pasti pernah hinggap di benak kita.
Apalagi kalo settingnya kayak Rimbalaya yang penuh misteri dan bikin deg-degan. Yuk, kita kepoin bareng tentang Rimbalaya ini!
Rimbalaya: Kota Fiksi yang Penuh Ketegangan
Zona Merah sukses bikin penonton tegang campur ngeri. Ceritanya yang ngangkat isu politik dan kehidupan gelap di dunia yang bikin kita nggak bisa lepas pandang.
Nah, kota Rimbalaya ini jadi "panggung" utama buat para karakternya menghadapi berbagai kejadian menegangkan.
Tapi, jangan harap bisa nemuin Rimbalaya di peta dunia, VoxYours! Soalnya, kota ini murni ciptaan sutradara dan penulis skenario Zona Merah.
Dibalik Layar Zona Merah: Realisme dan Sentuhan Fiksi
Meskipun Rimbalaya fiktif, proses pembuatan Zona Merah pasti nggak asal-asalan dong. Para sineasnya pasti udah riset dan bikin pertimbangan matang soal pemilihan lokasi syuting.
Fun fact: Zona Merah sebenarnya direkam di Kawasan Wisata Hutan Jati “Gubug Payung” dan Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Pasar Sore.
Baca Juga: Zona Merah Syuting Dimana? Keindahan Alam Indonesia Jadi Saksi Bisu Series Zombie Terbaru!
Kedua lokasi tersebut berada di wilayah Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu. Pilihan lokasi ini mungkin bertujuan buat ngasih kesan realistik di serial tersebut.
Para penonton pun jadi bisa merasakan suasana mencekam yang seolah-olah bisa terjadi di mana saja.
Kota Fiksi yang Memicu Imajinasi
Walaupun nggak ada di dunia nyata, Rimbalaya sukses bikin penonton penasaran dan berimajinasi.