Plus, ada penelitian di tahun 2018 yang bilang kalo ceramide dalam kaviar bisa bantu redain kemerahan karena eksim atau dermatitis atopik.
Nah, tapi seperti kata pepatah "tak ada gading yang tak retak", kaviar skincare juga punya beberapa catatan yang perlu diperhatiin.
Dr. Green bilang kalo produk ini mungkin gak cocok buat yang punya kulit berminyak atau gampang jerawatan, karena bisa ninggalin residu yang bikin muka tambah oily.
Yang paling penting, buat kalian yang punya alergi ikan atau seafood, better skip produk ini deh. Soalnya risiko alerginya lumayan tinggi. Dan kayak skincare pada umumnya, always patch test dulu ya sebelum pake di muka!
Baca Juga: 7 Moisturizer untuk Kulit Sensitif Harga Dibawah Rp 50 Ribuan: Jangan Sampai Salah Pilih!
Jadi, worth it gak sih skincare kaviar yang harganya selangit ini? Well, jawabannya balik lagi ke kondisi kulit dan budget masing-masing.
Yang jelas, kalo emang mampu dan cocok sama jenis kulit kamu, kaviar skincare bisa jadi investment yang oke buat perawatan kulit jangka panjang.
Tapi inget, skincare mahal belum tentu cocok di kulit kita, dan skincare murah belum tentu gak bagus. The key is finding what works for your skin, VoxYours!***