Nanah ini merupakan hasil dari infeksi bakteri pada pori-pori yang tersumbat. Infeksi ini dapat membuat jerawat terasa lebih sakit dan bengkak.
Pustula dapat berkembang dari papula yang tidak diobati atau dipencet.
Baca Juga: Panduan Memilih Masker Penghilang Komedo yang Tepat untuk Jenis Kulitmu
4. Jerawat Nodul
Jerawat nodul adalah jerawat besar dan keras yang terletak di bawah permukaan kulit.
Jerawat ini terjadi akibat peradangan yang lebih parah pada pori-pori. Peradangan ini dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit.
Nodul dapat terasa sangat sakit dan sulit untuk dihilangkan.
5. Jerawat Kistik
Jenis jerawat kistik adalah jerawat paling parah, berbentuk benjolan besar dan berisi nanah.
Terjadi ketika peradangan jerawat meluas ke bagian dalam kulit. Peradangan ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan permanen dan jaringan parut.
Kistik dapat sangat menyakitkan dan sulit diobati.
Baca Juga: 5 Penyebab Komedo di Hidung: Atasi Sejak Dini Pakai Cara Ini!
Apa saja penyebab timbulnya jerawat?
1. Hormon
Fluktuasi hormon, terutama pada masa pubertas, kehamilan, dan menstruasi, dapat meningkatkan produksi minyak dan menyumbat pori-pori.
Hormon testosteron misalnya dapat meningkatkan produksi sebum yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
Pada wanita, jerawat hormonal dapat muncul di sekitar dagu dan rahang sebelum menstruasi.
2. Bakteri
Bakteri Propionibacterium acnes (P. acnes) yang hidup di pori-pori dapat menyebabkan peradangan dan infeksi. P. acnes menghasilkan enzim yang dapat memecah sebum dan menyebabkan peradangan pada pori-pori.