Ada mobil listrik yang bisa jalan sampai 500 km dengan sekali isi daya.
Contohnya, mobil listrik Wuling Cloud EV yang bisa jalan sampai 520 km dengan baterai 70 kWh.
Mobil ini juga punya fitur fast charging yang bisa ngisi daya sampai 80% dalam 40 menit.
Tempat pengisian daya mobil listrik juga udah banyak dan gampang ditemuin, baik di kota maupun di desa.
Pemerintah Indonesia bahkan berencana buat bangun 25.600 SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di seluruh Indonesia sampai tahun 2030.
Jadi, ga usah khawatir lagi soal tempat pengisian daya mobil listrik.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Listrik Wuling di Indonesia 2024 Berikut Spesifikasinya
Mitos 2: Mobil listrik lebih mahal daripada mobil biasa
Banyak yang bilang, mobil listrik itu lebih mahal dari mobil biasa, baik dari harga belinya maupun biaya operasionalnya.
Banyak yang mikir, mobil listrik itu ga terjangkau buat orang Indonesia pada umumnya.
Fakta
Mobil listrik emang biasanya punya harga beli yang lebih tinggi dari mobil biasa, karena teknologi dan komponennya.
Tapi, harga mobil listrik juga terus turun seiring perkembangan industri otomotif.
Ada produsen mobil listrik yang menawarkan harga yang kompetitif dan bisa bersaing dengan mobil biasa.
Contohnya, mobil listrik BYD yang harganya mulai dari Rp 300 jutaan sampai Rp 600 jutaan, tergantung tipe dan spesifikasinya.
Mobil listrik juga punya biaya operasional yang lebih rendah dari mobil biasa, karena ga perlu beli bensin, oli, dan perawatan mesin.
Mobil listrik juga lebih hemat energi dan efisien, jadi bisa ngurangin pengeluaran bulanan kamu.